Memahami Git dan Cara Menggunakannya di Laragon Untuk Pemula
Git adalah sistem kontrol versi (Version Control System/VCS) yang digunakan untuk melacak perubahan pada file dan folder di dalam proyek. Git memungkinkan kamu untuk bekerja secara kolaboratif dengan orang lain dan mengelola riwayat versi dari proyek kamu.
Jika saya gambarkan secara sederhana Git bisa dibilang akan mencatat setiap perubahan dan ketika misalnya terjadi masalah terhadap kode yang kita tulis maka kamu bisa mengembalikan atau restore perubahan yang sudah terjadi.
1. Memahami Git
Contoh misalnya kamu mengedit file index.php dan kamu menambahkan teks “Hello World !” kedalamnya kemudian selanjutnya kamu menyimpan file tersebut dan melakukan commit menggunakan git. Pada suatu hari kamu membuka file index.php kemudian juga menambahkan text kedalamnya misal “Where are u ?” lalu kemudian kamu menyimpannya dan melakukan commit maka jika suatu saat kamu ingin kembali ke file index.php yang hanya menyimpan teks “Hello World !” maka kamu tidak perlu mengeditnya melainkan cukup melakukan restore saja ke commit pertama yang sebelumnya pernah dibuat
2. Memulai dengan Git di Laragon
Di Laragon, kamu bisa mengakses Git melalui terminal atau Command Prompt. Berikut adalah beberapa langkah pertama yang perlu kamu lakukan.
a. Memeriksa Apakah Git Sudah Terpasang
Langkah pertama adalah memastikan Git sudah terinstal di Laragon. Cobalah untuk membuka Terminal atau Command Prompt dari Laragon dan ketik:
git --versionJika Git sudah terinstal, kamu akan melihat versi Git yang terpasang. Jika belum, kamu perlu menginstalnya terlebih dahulu. Biasanya jika menggunakan Git versi laragon, secara default Git sudah terpasang
b. Mengonfigurasi Git
Sebelum mulai menggunakan Git, kamu perlu mengonfigurasi nama dan email kamu, karena setiap perubahan yang kamu buat akan dicatat dengan nama dan email ini. Ketikkan perintah berikut:
git config --global user.name "Nama kamu"
git config --global user.email "email@kamu.com"3. Membuat Repository Git Baru
Setelah Git dikonfigurasi, langkah selanjutnya adalah membuat repository Git baru di dalam proyek kamu. Ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka terminal di dalam folder proyek kamu.
2. Inisialisasi repository Git dengan perintah:
git initPerintah ini akan membuat folder tersembunyi .git di dalam folder proyek kamu yang digunakan Git untuk melacak perubahan.
4. Menambahkan File ke Staging Area
Git menggunakan staging area untuk menkamui file yang akan dimasukkan dalam commit. Setelah kamu membuat perubahan pada file di proyek kamu, kamu bisa menambahkannya ke staging area dengan perintah:
git add <nama_file>Untuk menambahkan semua file yang telah diubah, kamu bisa menggunakan:
git add .5. Membuat Commit
Setelah menambahkan file ke staging area, langkah berikutnya adalah membuat commit. Commit adalah titik dalam riwayat proyek kamu yang menyimpan perubahan yang telah dibuat.
Untuk membuat commit, ketikkan:
git commit -m "Pesan commit kamu"Gantilah "Pesan commit kamu" dengan pesan yang menggambarkan perubahan yang kamu buat.
6. Melihat Status dan Riwayat Git
kamu bisa memeriksa status repository untuk melihat perubahan yang telah dilakukan, file mana yang telah ditambahkan ke staging area, dan file mana yang belum di-commit:
git statusUntuk melihat riwayat commit yang telah dilakukan, gunakan:
git log7. Membuat Branch
Git memungkinkan kamu untuk membuat cabang (branch) untuk bekerja pada fitur atau perubahan yang berbeda tanpa mengganggu kode utama. Untuk membuat branch baru, gunakan perintah:
git branch nama-branchUntuk berpindah ke branch yang baru dibuat:
git checkout nama-branchkamu juga bisa membuat branch dan langsung berpindah ke branch tersebut dengan perintah:
git checkout -b nama-branch