Cara set default PHP di Ubuntu

2 Maret 2025
Bagikan:
Cara set default PHP di Ubuntu

Jika kamu memiliki beberapa versi PHP yang terinstal di sistem Ubuntu dan ingin mengonfigurasi versi PHP tertentu sebagai default untuk web server (seperti Apache atau Nginx), kamu dapat mengatur versi default dengan menggunakan alat update-alternatives di Ubuntu.

Baca juga : Tools Web Dev PHP yang perlu kamu install di Ubuntu

Langkah-langkah untuk Mengubah Default PHP pada Web Server

Mari kita anggap kamu memiliki PHP 8.1 dan PHP 8.2 terinstal, dan kamu ingin mengonfigurasi PHP 8.1 atau PHP 8.2 sebagai versi default untuk web server kamu.

1. Menggunakan update-alternatives untuk Menentukan Versi PHP Default

Ubuntu menggunakan update-alternatives untuk memilih versi PHP default di seluruh sistem, termasuk untuk web server seperti Apache atau Nginx. Berikut langkah-langkahnya:


Mengonfigurasi PHP Default untuk CLI (Command Line Interface)

Jika kamu ingin memilih versi PHP default untuk CLI (misalnya, untuk perintah php yang dijalankan di terminal), gunakan perintah berikut:

Set PHP Default di CLI:

Jalankan perintah untuk mengonfigurasi versi PHP default:

sudo update-alternatives --config php

Setelah perintah ini dijalankan, akan muncul daftar versi PHP yang terinstal di sistem kamu, dengan nomor pilihan untuk masing-masing versi.

Misalnya, jika kamu memiliki PHP 8.1 dan 8.2 terinstal, akan muncul daftar seperti ini:

   There are 2 choices for the alternative php (providing /usr/bin/php).
     Selection    Path              Priority   Status
   ------------------------------------------------------------
   * 0            /usr/bin/php8.1    81        auto mode
     1            /usr/bin/php8.1    81        manual mode
     2            /usr/bin/php8.2    82        manual mode

Pilih versi yang kamu inginkan sebagai default dengan mengetikkan nomor yang sesuai (misalnya, 1 untuk PHP 8.1 atau 2 untuk PHP 8.2). Setelah memilih, perintah php -v akan menunjukkan versi PHP yang baru dipilih.

 php -v
Mengonfigurasi PHP Default untuk Web Server (Apache atau Nginx)

Selain mengubah versi PHP untuk CLI, kamu juga perlu mengonfigurasi PHP untuk web server seperti Apache atau Nginx. Berikut cara untuk melakukannya:


2. Mengonfigurasi Versi PHP untuk Apache

Jika kamu menggunakan Apache sebagai web server, Apache memanfaatkan PHP-FPM (FastCGI Process Manager) untuk menjalankan aplikasi PHP. Untuk menggunakan versi PHP yang berbeda, kamu perlu mengonfigurasi modul PHP-FPM untuk Apache.

Nonaktifkan PHP Versi yang Tidak Digunakan: Untuk menonaktifkan versi PHP tertentu yang tidak kamu inginkan, jalankan perintah berikut:

 sudo a2dismod php8.2

Aktifkan PHP Versi yang Diinginkan: setelah menonaktifkan versi yang tidak digunakan, aktifkan versi PHP yang ingin kamu pakai (misalnya, PHP 8.1):

 sudo a2enmod php8.1

Restart Apache:

Setelah mengaktifkan versi PHP yang diinginkan, restart Apache agar perubahan diterapkan:

sudo systemctl restart apache2

Verifikasi Versi PHP yang Digunakan oleh Apache:

Untuk memverifikasi apakah Apache sekarang menggunakan versi PHP yang benar, buat file info.php di direktori root web server (misalnya, /var/www/html):

sudo nano /var/www/html/info.php

Tambahkan kode berikut ke dalam file:

   <?php
   phpinfo();
   ?>

Akses file ini melalui browser dengan mengetikkan http://localhost/info.php. Halaman ini akan menampilkan informasi tentang versi PHP yang digunakan oleh Apache.

3. Mengonfigurasi Versi PHP untuk Nginx

Jika kamu menggunakan Nginx sebagai web server, kamu perlu mengonfigurasi PHP-FPM untuk menggunakan versi PHP yang diinginkan. Berikut cara untuk melakukannya: 

Edit Konfigurasi Nginx untuk PHP-FPM:

Buka file konfigurasi server block untuk situs yang ingin kamu konfigurasi, misalnya /etc/nginx/sites-available/default atau file konfigurasi lainnya di folder sites-available.

sudo nano /etc/nginx/sites-available/default

Tentukan PHP-FPM yang Digunakan:

Temukan bagian yang mengarah ke PHP-FPM dan sesuaikan untuk versi PHP yang diinginkan. Misalnya, jika kamu ingin menggunakan PHP 8.1, pastikan bagian berikut menunjuk ke socket PHP 8.1:

fastcgi_pass unix:/var/run/php/php8.1-fpm.sock;

Jika sebelumnya menggunakan PHP 8.2, kamu bisa mengganti /php8.2-fpm.sock menjadi /php8.1-fpm.sock.

Restart Nginx:

Setelah mengedit file konfigurasi Nginx, restart Nginx untuk menerapkan perubahan:

   sudo systemctl restart nginx

 Verifikasi Versi PHP yang Digunakan oleh Nginx:

   Sama seperti Apache, kamu bisa membuat file info.php di root direktori web server dan mengaksesnya di browser untuk memverifikasi versi PHP yang digunakan oleh Nginx.

4. Memastikan Versi PHP yang Benar Digunakan

Setelah mengonfigurasi PHP untuk web server, kamu dapat memverifikasi versi PHP yang digunakan oleh Apache atau Nginx dengan membuka file info.php yang sudah kamu buat di browser.

 Jika kamu melihat versi PHP yang sesuai dengan yang kamu pilih (misalnya, PHP 8.1 atau PHP 8.2), berarti konfigurasi berhasil.

Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mengatur versi PHP default yang digunakan oleh web server sesuai kebutuhan.

Cara set default PHP di Ubuntu | Blog Pursem.com | Pursem